Thursday, November 24, 2016

Hakikat Iman

Membahas tema iman, belum afdol jika belum membahas pengertian iman terlebih dahulu, dan yang wajar, pengertian itu terdiri dari pengertian secara bahasa dan pengertian secara istilah. Pengertian iman secara bahasa adalah pembenaran dalam hati yang disertai dengan ketundukan, sedangkan menurut istilah adalah pembenaran dalam hati, diikrarkan dengan lisan dan dibuktikan dengan amalan.
Berkata iman asy Syafi’i mengenai imana, bahwasannya dapat bertambah dan dapat pula berkurang, bertambah dengan ketakwaan dan berkurang karena maksiat. Dalam Q.S Al-Anfal ayat 2 di sebutkan bahwasannya “sesungguhnya orang orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal”.

Iman adalah kunci kesuksesan, orang yang mempunyai keimanan di hatinya atau dalam hal ini adalah keyakinan, maka ia akan tergerak untuk melakukan kegiatan kegiatan yang sesuai dengan ap yang ia yakini yang kegiatan tersebut menunjang kepada kesuksesan nya. Iman atau keyakinan itu menuntut pada pembuktian.

Terdapat 3 tingkatan keimanan
Ilmul Yaqin : mengetahui ilmu nya, tahap ini seseorang yakin karena mengetahui ilmu dari sesuatu yang ia yakini itu.
Ainul Yaqin : seseorang memiliki keyakinan karena sudah melihat pembuktiannya.
Haqqul Yaqin : tahap iman ini adalah tahap yang paling tinggi dan sangat sulit untuk dapat tergoyahkan. Pada tahap ini seseorang memiliki keyakinan yanh kuat karena ia sudah membuktikan nya sendiri. 

1 comment:

  1. subhanallah, luar biasa artikelnya yang sangat bermanfaat. ini lah ilmju dasar yang harus kita dalami sebelum mengenal yang lain.
    izin copas ke web saya akh transparan.org

    ReplyDelete

Berkomentarlah dengan Sopan dan Santun :)