Wednesday, October 22, 2014

Awal, Tapi Akhirnya...


 

  Berbuat baik merupakan hal yang tidak dilarang, malah sangat dianjurkan dalam agama Islam. Semakin sering kita berbuat kebaikan, kita akan semakin dekat dengan Allah SWT. Dalam suatu hadits qudsi, Allah SWT berfirman:

“Jikalau seseorang hamba itu mendekat padaKu sejengkal, maka Aku mendekat padanya sehasta dan jikalau ia mendekal padaKu sehasta, maka Aku mendekat padanya sedepa. Jikalau hamba itu mendatangi Aku dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan bergegas.” (HR. Bukhari)


       Kita harus sadar bahwa semua hal yang kita miliki merupakan pemberian dari-Nya. Oleh karena itu kita harus senantiasa bersyukur kepada-Nya, salah satunya dengan cara senantiasa berbuat hal-hal baik dalam setiap langkah kehidupan kita, namun tak jarang ketika akan melakukan perbuatan baik kita sering terhadang oleh kesulitan.

      Kesulitan yang dialami saat akan berbuat hal baik, biasanya adalah awal memulai melakukannya seperti menunda-nunda. Oleh karena itu janganlah kita menunda-nunda untuk berbuat hal baik. Semakin sering menunda-nunda untuk berbuat hal baik, maka kita akan semakin susah untuk berbuat baik dan hingga akhirnya penyesalan jua yang akan menghampiri ketika kita sudah tiada di dunia ini. Rasulullah bersabda:

“Segeralah beramal, jangan menundanya hingga datang tujuh perkara. Jangan menunda beramal kecuali jika sudah datang: kemiskinan yang membuatmu lupa, kekayaan yang membuatmu berbuat melebihi batas, sakit yang merusakmu, usia lanjut yang membuatmu pikun, kematian yang menjemputmu, dajjal, suatu perkara gaib terburuk yang ditunggu, saat kiamat, saat bencana yang lebih dahsyat dan siksanya yang amat pedih.” (HR. Tirmidzi)

        Ketika seseorang memulai berbuat hal-hal baik, lalu mendapati hambatan saat melakukannya, seharusnya ia tidak menyerah, kemudian berhenti berusaha. Akan tetapi ia harus terus berusaha menemukan solusi agar ia dapat menghadapi dan melewati hambatan, bukan menghindarinya. Jikalau ia telah melewati tahap awal berbuat kebaikan yaitu dengan memulai memaksakan diri melakukan hal baik meskipun awalnya akan terasa sulit karena kita tidak terbiasa melakukannya, oleh karena itu kita harus melakukan pengulangan-pengulangan untuk membentuk suatu kebiasaan, dan selanjutnya untuk membiasakan hal baik dalam setiap langkah kehidupannya pasti akan terasa lebih mudah. Memaksakan diri untuk berbuat hal baik, bukan merupakan sesuatu hal yang tidak baik, justru hal tersebut merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan.

        Dengan membiasakan diri berbuat hal baik, banyak manfaat baik yang akan kita dapatkan. Diantaranya terdapat dalam sabda Rasulullah SAW:

    "Hendaklah kalian melakukan kebaikan, karena ia dapat mencegah marabahaya."( HR. Ibnu Abu Ad-Dunya ).

        Untuk itu marilah kita selalu berusaha untuk melakukan hal-hal baik dalam setiap langkah kehidupan kita, agar hidup kita dapat bermanfaat bagi orang lain dan dapat menggapai surga Allah SWT di akhirat kelak. Semoga Allah SWT senantiasa memudahkan langkah kita untuk melakukan kebaikan. Aamin.




Nur Oktiani - Media Jaringan LDK Sunan Kalijaga

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan Sopan dan Santun :)