Friday, May 9, 2014

Untukmu Negeriku





Hidup di negeriku rasanya bingung…

Sekarang, sawah ladang sudah menjadi gedung…

Gedung tinggi nan menjulang…

Tapi bejuta rakyat tak bisa pulang…

Kini,banyak rakyat jadi kuli di negeri sendiri…

Keringat diperas habis setiap hari…

Banting tulang untuk anak dan istri...

Tapi Semua… Semua tak pernah terbeli…

Harga-harga kian melambung tinggi….

Dimana kebijaksanaan manusiawi?

Ya.. Kebijakan manusiawi…

Agar rakyat senang, tentram, tenang dalam hati…

Cukuplah makan tanpa beban nurani…

Hidup di negeriku rasanya gundah…

Penuh dengan jejal masalah…

Sikut kanan, sikut kiri hanya mencari kekuasaan bedebah…

Daku malu.. Negriku penuh benalu…

Tak ada kata ragu untuk  terus menipu…

Daku marah.. Negriku tak lekas cerah…

Tak ada kata untuk ber-asa…

Tapi, Apalah pantas diri mengeluh?

Negriku terlalu subur, untuk kritik pedas bagaikan sayur…

Daku mengerti…

Daku tak bisa pergi, tinggalkan kecauan ini…

Bergerak bersama, sedikit obat derita …

Melepas tangan tangan  tirani negeriku..

Melepas kaki kaki nestapa negeriku…

Begegas, terus berlari… hadapi keangkuhan..

Salam cinta untuk negeriku..

Kupersembakan alunan pejuangan terbaiku..

Untukmu Negeriku..

IN..DO..NE..SIA…





Muhammad Azzam M

@Azzzaaamm

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan Sopan dan Santun :)