Friday, March 7, 2014

Perusak Fasilitas Kampus Tidak Pantas disebut Mahasiswa

Ada hal yang tidak biasa di kampus UIN Sunan Kalijaga pada 6 maret 2014. Kampus yang biasanya aman dan tentram dibuat rusuh oleh oknum. Berawal dari demo penolakan UKT, aksi ini berbuntut ricuh. Fasilitas kampus dirusak secara tak bertanggung jawab.














Kejadian ini amat sangat disesalkan. muncul banyak komentar Skeptis terhadap aksi tersebut. tidak hanya pihak kampus yang dibuat geram, beberapa mahasiswa berkomentar negatif terhadap aksi tersebut. 
"Ini tidak lagi aksi yang membangun, anarkisme sedikitpun tidak bisa dibenarkan" ungkap Muhammad Ibnu Rusydi, Mahasiswa Teknik Industri.
Menanggapi hal tersebut Biro Isu dan Keumatan LDK Sunan Kalijaga menyatakan bahwa Perusak fasilitas Kampus tidak pantas disebut mahasiswa. Selayaknya sebagai mahasiswa wajib menjaga dan mencintai kampusnya sendiri, bukan malah merusak. ini juga tidak menunjukkan intelektualitas dan akhlak sebagai muslim yang baik, beberapa tulisan di tembok menggunakan kata kata kotor. Jika memang ada ketidaksepahaman bisa diselesaikan dengan cara yang lebih bijaksana dan elegan.Semoga peristiwa seperti ini tidak terulang

7 comments:

  1. Jalur hukum sepertiny cocok untk menghadapi mereka

    ReplyDelete
  2. kalian kan pendukung ukt sama bkt sebagai representasi pendukung minhaji. :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kami tidak setuju UKT dan kami berlepas diri dari apa yang oara anarki lakukan

      Delete
  3. para pendemo saya kira memang seharusnya tidak kuliah di UIN jogja, mungkin mereka lebih cocok kuliah di unhas makasar.

    ReplyDelete
  4. Tidak layak sebagai mahasiswa UIN, memalukan almamater, lebih baik mereka-mereka itu pulangkan saja, sebelum lebih parah lagi.

    ReplyDelete
  5. Yang penting sabar dan sholat,,, jadikan sabar dan sholat sebagai penolong kita :))

    ReplyDelete
  6. nilailah diri sendiri sebelum menilai orang lain

    ReplyDelete

Berkomentarlah dengan Sopan dan Santun :)