Thursday, March 20, 2014

ERA DATA DIGITAL “Saat Jati Diri Anda Dengan Mudah Ditebak”

Ada sebuah fakta yang cukup mengejutkan tentang arus informasi dan ledakan data data digital. Tercatat dalam satu hari saja : terdapat 2,8 Milyar pencarian di Search Engine Google, 860juta status diupload di facebook, 920 ribu website baru dilahirkan, dan terdapat transaksi sejumlah 4,3 Trilyun dalam e-comerce.

Ledakan tersebut kemudian memunculkan fenomena baru yang dikenal sebagai “big data revolution”. Tentang bagaimana jutaan data dimanipulasi untuk menebak perilaku anda di masa depan. Ya diam diam dari data data tersebut dapat diolah sedemikian rupa untuk mengetahui nasib anda dimasa yang akan datang.

Anda mau percaya atau tidak dengan fakta tersebut, tapi dimata orang awam mungkin tumpukan 860 juta status yang setiap hari diunggah ke facebook mungkin hanya sekedar informasi sampah. Namun bagi seorang “ilmuwan data (data Scientist)” tumpukan data tersebut adalah harta karun.

Masih ingat Bagaimana snowden menggerkan pentagon dengan hanya mengupload beberapa naskah rahasia? Bagaimana presiden kita kebakaran jenggot karena Australia menyadap telepon beliau? Itulah betapa berharganya sebuah informasi. Ya meskipun tidak bisa dibandingkan informasi para petinggi Negara dengan informasi tentang orang awam. Tapi setidaknya, dari kumpulan data tersebut bisa diambil beberapa simpulan simpulan tentang sesuatu. Sebagai contoh simpulan tentang perilaku manusia terhadap Produk. Dahulu perusahaan survey harus membayar mahal untuk melakukan survey kepada masyarakat, milyaran rupiah terbuang untuk membayar ongkos orang untuk menginterview masyarakat, satu persatu. Sekarang dengan berkembangnya TIK (social media, photoboth,videoboth dll)  hal seperti itu jauh terkurangi. Informasi sekarang menjadi “lebih murah”

Contoh lagi yang lebih bisa menggambarkan bagaimana data yang berharga itu menjadi murah. Missal saya mempunyai sebuah Blog, situs berita atau sebuah social media. Dalam kolom komentar dalam transaksi yang dilakukan, ribuan status yang terupload, ribuan gambar yang terupload. Seorang data Scientist bisa dengan akurat memprediksi : Minat saya, produk apa yang akan saya beli, berapa jumlah tabungan yang saya miliki, berapa besar pulsa saya dalam sebulan, atau bahkan informasi tentang kartu kredit.

Bisa dibayangkan, bagaimana seandainya data data tersebut dijual atau dimanfaatkan oleh produsen besar?

Tentu saya dengan mudah akan terbujuk dan “masuk perangkap” : karena bahan bahan promosi yang mereka gunakan seudah sesuai persis dengan selera, jumlah tabungan, dan arah minat yang saya sukai.

Pernahkah anda mengalami sesuatu yang mengejutkan ketika menggunakan seacrch engine? Kadang search engine lebih tau daripada anda sendiri. Search engine menawarkan beberapa tawaran yang tidak terpikirkan sebelumnya, tapi itu anda butuhkan. Atau dalam sebuah situs jual beli online, tiba tiba muncul rekomendasi atau iklan yang sesuai dengan minat anda. Tanpa pernah melakukan survey pemilik situs akan mengetahui selera anda, rubric atau sub forum apa yang sering anda kunjungi dsb.


Singkat kata, Jejak jejak digital yang anda tinggalkan di dunia maya ini memberikan informasi yang banyak yang mungkin anda sendiri tidak menyadarinya. Bisa jadi data data tersebut menjadi bahan untuk sesuatu yang tidak menguntungkan anda. Atau menjadi informasi yang berharga sebagai bahan untuk sebuah “konspirasi besar”? Maka, berhati hatilah, bijaksanalah.

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan Sopan dan Santun :)