Tuesday, July 2, 2013

Pelantikan Pengurus LDK Sunan Kalijaga Periode 2013-2014


“Pemimpin Baru, SemangatBaru”

Sabtu, 29 Juni 2013 kemarin menjadi hari bersejarah bagi para kader dakwah kampus di UIN Sunan Kalijaga. Hari itu, estafet kepemimpinan  Ldk bergulir, dari Akh. Muhammad Ibnu Rusydi beralih kepada Akh. Arief Hidayat.

Acara pelantikan yang dimulai sejak pukul 08.00 ini, juga dihadiri langsung oleh delegasi-delegasi dari beberapa UKM di kampus UIN Sunan Kalijaga dan delegasi dari Ldk-Ldk di wilayah Yogyakarta, serta dihadiri langsung oleh Akh. Jamhari selaku Ketua FSLDK wilayah Jogja sekaligus alumni Ldk SuKa.

Alhamdulillaahirabbil’aalamiin, kepengurusan LDK periode 2012-2013 telah berjalan selama satu tahun. Suka, duka, bahagia, haru biru telah dilalui bersama. Hingga LDK mampu untuk mengagendakan acara-acara besar seperti bedah buku dan film Cinta Suci Zahrana, diskusi dengan Dubes AS, Tabligh akbar bersama The Ninih, Bedah Buku dan Training Motivasi bersama Oki Setiana Dewi (Penulis Best Seller dan pemain film KCB).  Semoga peluh perjuangan yang telah dilakukan oleh pengurus-pengurus lama mendapat balasan yang tak ternilai dari Allah Swt. Aaamiin yaarabbal ‘aalamiin

Da’wah tidak akan pernah berhenti sampai kapanpun… Kini laju LDK yang dipimpin oleh Akh.Arif Hidayat melanjutkan perjuangan-perjuangan kader LDK sebelumnya. Bertempat di teatrikal pusat bahasa UIN Sunan Kalijaga, acara khidmat ini dilaksanakan. Meskipun dalam keadaan mati lampu, tapi tidak mengurangi semangat calon pengurus baru untuk dapat mengikuti acara dari awal sampai akhir. Acara ini juga dihadiri oleh alumni-alumni Ldk yang masih berada di Yogya. Mereka seolah menjadi saksi ikrar kader pengurus baru untuk menjalankan amanah da’wahnya satu tahun kedepan.

Sebelum pelantikan dimulai, diawali dengan taujih hamasah yang disampaikan oleh Ust.Zidni Immawan Muslimin, M.Si (KaProdi Psikologi UIN). Beliau memaparkan tema tentang organisasi dan bagaimana seharusnya organisasi itu dijalankan. “Setiap organisasi membutuhkan manajemen yang baik, apalagi LDK yang notabene adalah organisasi da’wah. Kepatuhan terhadap pemimpin serta kedisiplinan kader dalam menjalankan program-program yang telah dirancang, sangat amat dibutuhkan. Kedisiplinan disini sebagai bentuk keta’atan terhadap amanah da’wah yang sedang diemban. Beliau juga menyampaikan hal-hal yang dapat menghambat organisasi diantaranya adalah perpecahan internal. Sehingga harus ada soliditas diantara pengurusnya. Masing-masing tidak boleh kekeh dengan pendapatnya dan harus bisa menerima pendapat orang lain selama pendapat itu bertujuan untuk kebaikan. Seperti Rasulullah Saw yang ketika perang khandaq menerima pendapat sahabat Salman Al-Farisi untuk membuat parit. Sebenarnya beliau telah memiliki pendapat sendiri tetapi beliau menilai bahwa usulan Salman lebih baik, maka beliau menerimanya. Jadi, yang kita butuhkan adalah kelapangan dada dan kesabaran atas kritikan orang lain yang disampaikan kepada kita.”



Acara intipun tiba juga, pelantikan pengurus LDK Sunan Kalijaga diawali dengan dipanggilnya para pengurus ke depan satu persatu. Pelantikan yang langsung dilakukan oleh Akh. Jamhari ini dimulai dengan pembacaan kalam Ilahi yang mampu menggetarkan hati siapa saja yang mendengarkannya. Dilanjut dengan ikrar janji suci yang diikuti serempak oleh seluruh pengurus. Sungguh tak ringan amanah ini, teramat berat hingga tak kuasa tetes air mata haru mengalir di pelupuk mata, menjadi saksi atas beratnya amanah ini. Janji kita langsung kepada Allah, yaa bukan kepada yang lain, janji yang akan kita pertanggung jawabkan kelak di hadapan-Nya. Meskipun berat, namun justru itu yang akan mampu menjadi cambuk semangat bagi kerja dakwah kita ke depan, supaya bagaimana pun jua kita dapat menjalankan amanah tersebut secara Ikhlas Totalitas Takterbatas.

“Badai Pasti berlalu….”. Setiap kesulitan yang dihadapi dalam da’wah ini pasti akan berlalu bersamaan dengan kemudahan yang tak ternilai dari Allah. Jatuh bangun dalam perjuangan da’wah mutlak diperlukan karena itu termasuk salah satu pembinaan dari Allah agar setiap hamba-Nya menjadi seseorang yang kuat dan tegar menghadapi ujian yang menghadang. Hanya kepada Allah kita berharap dan hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.

Bismillaahirrahmaanirrahim….. kita awali kepengurusan periode baru ini dengan menyebut asma-Nya yang agung. Mudah-mudahan kita menjadi hamba-Nya yang terpilih serta senantiasa ditunjukan untuk berada dijalan yang Lurus.








oleh: Aviatun Khusna

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan Sopan dan Santun :)