Tuesday, July 9, 2013

Pawai-Tarhib Ramadhan


Aksi tebar jilbab dan peci

Senin, 8 Juli 2013 kemarin LDK Sunan Kalijaga bersama-sama dengan FSLDK Jogja, Karomah, Farohis Jogja, KNRP, dan Panram Syuhada mengadakan Tarhib Ramadhan. Bertempat di halaman masjid Syuhada, acara dimulai dengan konser amal/ penggalangan dana untuk Palestina. Dengan di meriahkan oleh munsyid-munsyid tersohor, seperti Awan, Awalun, Fathul Jihad, dan Ebiet A.

Acara ini dimulai sekitar pk 08.00 WIB, dan digetarkan pula oleh Taujih dari Ustd. Haris..... yang mampu membangkitkan semangat kita untuk berjihad, membela dan menolong saudara-saudara kita di Bumi Palestina.
“Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS.Al-Baqarah[2]: 190)

Selain dimeriahkan dengan penampilan apik dari nasyid-nasyid, acarapun juga semakin meriah dengan diadakannya pelelangan barang-barang, yang mana seluruh dana yang didapatkan dialokasikan untuk sudara kita di Palestina. Mulai dari pelelangan dompet, sepatu sampai jam tangan. Dari konser penggalangan dana kemarin, telah berhasil terkumpul uang sekitar Rp 15.448.000,00, 2 HP, 1 Tablet, 1 US Dolar.

 

Setelah acara konser penggalangan dana selesai, sekitar pk. 13.45 acara disambung dengan pawai Tahrib Ramadhan dengan melakukan longmarch. Dengan titik start di masjid Syuhada, menuju ke Titik Nol Kilometer di Malioboro. Sambil jalan kami membagi-bagikan amunisi-amunisi sambut Ramadhan, mulai dari Tips-tips menjaga kesehatan di bulan Ramadhan, stiker ucapan, poster hikmah dan bendera-bendera palestina. Dan tak tertinggal kami juga turut membagi-bagikan jilbab serta peci untuk saudara-saudara yang kita jumpai di sepanjang jalan yang belum menutup auratnya. Seluruh jilbab dan peci tersebut merupakan hasil dari penggalangan/ sedekah yang telah dikumpulkan oleh masing-masing LDK di setiap kampus.

Sambil membagi-bagikan amunisi, kami juga sembari menggalang dana untuk saudara-saudara kita yang sedang terkena bencana di Aceh. Tampak raut wajah penuh semangat dari seluruh peserta pawai. Dan tak tampak sedikitpun raut wajah capek atau lelah meski keringat mengucur dari sekujur tubuh. kebahagiaan kami semakin terasa ketika melihat saudara-saudara di pinggiran jalan yang turut tersenyum bahagia menyambut kami.
“Pak polisi. . . pak polisi ayo dong ikutan aksi. . .
Aksi kami anti anarki. . .
Bu polisi. . . bu polisi ayo dong ikutan aksi. . .
Aksi kami sambut bulan yang suci. . . (menggema keras dari Toa mobil pick up yang memandu rombongan pawai, cukup membangkitkan semangat kami)

“TUTUP. . . TUTUP. . . TUTUP AURAT,
tutup aurat sekarang juga !!!
STOP. . . STOP. . . STOP MAKSIAT,
stop maksiat sekarang juga !!! (menggema menyeru untuk menutup aurat)

Aksi pun terpusat di Titik Nol kilometer, seluruh peserta pawai berkumpul mengelilingi di pinggiran jalan. Acara pun dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang mampu membelah keriuhan serta kepikukan siang itu. Di sana seluruh kader dakwah berkumpul, dari Aktivis Dakwah Kampus, Aktivis Dakwah Sekolah, dan Aktivis Dakwah Majid semua ada. Setelah orasi dari beberapa perwakilan LDK, Ketua Farohis serta Pernyataan sikap dari ketua FSLDK, semangat pun semakin membara saat kami bersama-sama melantunkan lagu “Merah Saga”. Kobaran bendera palestina mengiringi kobaran semangat yang ada di benak-benak kami. Sungguh hati kami bergetar, membanyangkan perihnya luka yang harus dialami  saudara-saudara kami di Palestina.

Aksi kami pun ditutup dan diakhiri dengan pembacaan doa. Lalu rombongan kembali ke arah Masjid Syuhada, dengan jalan kaki. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar !!! pekik takbir semangat kami menyambut Bulan Suci, Bulan penuh berkah, Bulan Ramadhan.


Oleh: Ratna Ni'Am
       

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan Sopan dan Santun :)