Friday, June 7, 2013

Lembaga Dakwah Kampus Sunan Kalijaga Yogyakarta


“ Sungguh kami berbuat di jalan Allah untuk kmashlahatan seluruh manusia, lebih banyak yang kami lakukan untuk kepentingan diri kami. Kami adalah milik kalian wahai saudara-saudara tercinta. Sesaatpun kami tidak akan pernah menjadi musuh kalian”
(Imam syahid hasan al banna)
             2011 adalah momentum bersejarah bagi para aktifis dakwah kampus di universitas islam negri Sunan kalijaga, karena bertepatan pada 1 januari 2011 lah LDK (lembaga dakwah kapus)Sunan kalijaga lahir di UIN sunan kalijaga, Deru biru menghiasi asa para aktifis dakwah, berawal dari segelintir mahasiswa yang sadar akan pentingnya pembinaan,  serta pencarian  wadah pergerakan sebagai sarana mengajak dan memperbaiki diri untuk kemaslahatan agama dan Negara, maka lahirlah LDK sunan kalijaga, dengan visi :
LDK sebagai wadah tetap yang akan melahirkan da’i masa depan yang ikut bertanggung jawab secara aktif bagi terwujudnya masyarakat madani sebagai realisasi dari Islam yang Rahmatan lil ‘alamin”
                  LDK sunan kalijaga bagai oase yang dapat menghilangkan kehausan akan makna dakwah para kadernya. Tahun pertamanya lahir, LDK tidak langsung mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat kampus, banyak warna yang dirasakan para kadernya, dan memang di sinilah letak kenikmatan sebuah perjuangan dakwah, ya, perjuangan dakwah, karena LDK bukan organisasi yang lahir karena tuntutan dunia saja, tapi LDK lahir dari keresahan para pemuda akan eksistensi diri terhadap sang pencipta, serta krisis visi tanpa ideology, dan ideology tanpa visi. Dan karena itu, pahit,deru debu,dan pengorbanan yang dihadapi dan lakukan para kadernya adalah sebuah keniscayaan yang akan di pikul  bagi para pengemban amanah dakwah ini.
      Seiring berjalanya waktu,kerja-kerja kader LDK mulai terlihat hasilnya, mulai ada tangis kebahagiaan di kala penat pengiring tidur di tiap malam mereka. Dan Allah menunjukkan janjinya, bahwa ke ikhlasan kerja itu akan menuahkan hasil,dan pada tahun ke dua, LDK sunan kalijaga mulai bertahap memberikan nuansa-nuansa keislaman di UIN sunan kalijaga. Merambah melalui beberapa department yang ada di LDK,rasa berfastabiqul khoiroot itu seakan menggelegar di para kadernya, dimulai dari departemen Syiar yang istiqomah mengadakan kajian rutin setiap kamis sore di ruang utama masjid kampus, sebagai pusat kajian keislaman di UIN sunan kalijaga. Lalu department  media dan jaringan yang seakan menyadarkan para kader akan pentingnya media dalam dakwah,berbagai pelatihan serta pengisi media-media social dengan warna keislaman,membuat masyarakat merasakan Begitu indahnya islam dengan kesempurnaanya di berbagai lini kehidupan. 
    Ummahat,ya, LDK memiliki department khusus dalam pembinaan para muslimah, itulah department kemuslimahan,kajian-kajian,pelatihan,dan hal-hal yang di perlukan guna pembentukan para wanita untuk siap menjadi “ibu” yang akan melahirkan generasi-generasi emas pemuda islam. Karena tidak di pungkiri bahwa banyak tokoh-tokoh hebat, memiliki wanita-wanita hebat di sampingnya, dan itu tidak luput dari perhatian kader LDk.
                  Dan departemen terakir sebagai wadah pembentukan visi kader adalah department PSDM(pengembangan sumberdaya manusia) disinilah seorang kader mahasiswa di bangunkan dari tidurnya, penyadaran tentang kondisi umat,peran mahasiswa,serta aksinyata di bahas dan di matangkan disini, dan sebagai department yang membuka pintu kepada mahasiswa untuk menjadi kader Lembaga dakwah kampus Sunan Kalijaga. Di samping departemn, LDK Sunan kalijaga juga memiliki satu biro yang sangat penting sebagai penyokong keuangan dan pelatihan kader untuk menjalankan sunnah rosulnya, yaitu biro fundrising. Kewirausahaan menjadi solusi bagi lembaga independent ini, “ummat muslim harus melek berbisnis” ,itulah yang menjadi motivasi adanya biro ini, begitulah islam,indah karena kesempurnaanya di semua lini kehidupan. Dan dengan formasi inilah LDK sunan kalijaga mewarnai UIN sunan kalijaga,Yogyakarta,dan Indonesia menjadi semakin harmonis dalam penghambaan kerja nyata dengan cinta para hambanya.
LDK Sunan kalijaga  merupakan akumulasi dari pada ruh-ruh semangat para kadernya, dan perjuangan ini akan tetap dan terus ada, dengan berbagai bentuk dan cara, karena kita ada untuk beribadah kepadanya dalam bentuk karya nyata,dengan ikhlas,dan totalitas yang tak terbatas, together be better generation.
“Jika kita menghijrahkan cinta: dari kata benda menjadi kata kerja, maka tersusunlah sebuah kalimat peradaban dalam paragraph sejarah”
(salim a fillah)


by: M.Ibnu Rusydi




0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan Sopan dan Santun :)