Saturday, December 8, 2012

Kajian Pekan Keislaman


Indahnya Sholawat kepada Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallam

Bismillah....

. إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا 
“Sesungguhnya Allah dan para Malaikatnya bershalawat kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kepadanya dan doakanlah keselamatan atasnya” (QS. Al Ahzab: 56)

 Dalam ayat di atas, Allah ta’ala memerintahkan orang yang beriman untuk bersholawat kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam. Maka sebagai bukti ketaatan kepada Allah dan kecintaan kepada RasulNya hendaklah sebagai orang yang beriman memperbanyak bersholawat kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam . karena ada hadits yang mengatakan bahwa orang yang bersholawat kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam satu kali, maka Allah Ta’ala bersholawat kepadanya sepuluh kali.

 فإنه من صلى علي صلاة صلى الله عليه بها عشرا 
 “Karena setiap seseorang bershalawat kepadaku, Allah akan bershalawat kepadanya 10 kali” (HR. Muslim, 384). 

 Suatu amalan ibadah yang diperintahkan Allah kepada hambaNya, Allah tidak ikut dalam ibadah tersebut, misalnya sholat, zakat, puasa, haji, dsb. Tetapi ketika Allah memerintahkan untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam, maka Allah dan malaikatNya telah lebih dulu bershalawat kepada beliau. Bentuk shalawat yang mahsyur di kalangan umat muslim yaitu seperti sholawat yang ada pada bacaan tasyahud dalam sholat.

 اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على آل إبراهيم وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على آل إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد 

 Diantara hikmah kenapa kita diperintahkan untuk bershalawat kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam adalah :
sebagai bukti kecintaan kita kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam. Karena dikatakan orang mencintai sesuatu, maka ia akan banyak menyebut yang dicintainya.
Shalawat untuk mengawali doa. Supaya doa yang dipanjatkan itu mustajab. 
Bershalawat kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam berarti meminta kapada Allah supaya Dia merahmatinya,mengagungkan , mengampuninya, dan memuji beliau. 

Orang mukmin yang mengaku mencintai Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam , maka ia senantiasa bershalawat kepada beliau. Dan sebagai implementasinya, maka kecintaan dari lisan tersebut hendaknya merasuk ke dalam hati dan menjelma menjadi amal perbuatan untuk meneladani beliau dalam praktik sehari-hari. Misalnya, ketika akan makan dan minum, maka ia akan meneladani bagaimana Rasulullah makan, yakni makan makanan yang halal, mengawali makan dengan basmallah, makan dengan tangan kanan, makan sambil duduk, dsb. Saat berbicara, maka ia tidak akan mengatakan perkataan yang kasar, kotor,dan sia-sia dan hanya mengatakan perkataan yang baik dan jujur saja untuk meniru pribadi rasululllah. Demikian juga saat bergaul terhadap masyarakat maka ia senantiasa mencontoh dan meneladani pribadi Rasulullah. 

Ketika ada kelompok orang  yang mengatakan bahwa, “kenapa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam masih di doakan, berarti Nabi Muhammad belum selamat?” maka kita jawab, itu adalah karena kita mencintai beliau. Karena kita taat pada Allah Ta’ala.
Dengan demikian, marilah sebagai orang yang mengaku mukmin, kita hendaknya senantiasa memperbanyak sholawat kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam , baik ketika akan memulai doa, dalam dzikir pagi-petang, ketika akan masuk masjid, ketika setelah mendengar adzan, ketika waktu senggang, ketika disebutkan nama beliau supaya kita tidak dikatakan sebagai orang yang pelit. Karena ketika kita bershalawat kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam sekali, maka Allah akan membalasnya sepuluh kali. subhanallah, suatu kebaikan yang amat banyak...


By: bintangsenja

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan Sopan dan Santun :)