Thursday, July 5, 2012

Menyambut Tamu Istimewa

Oleh : Jamhari 
Ketua KMC (Keluarga Muslim Cendekia) UIN Sunan Kalijga

            “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Al-Baqarah: 183). Tentu ayat ini takkan asing lagi kita dengar bahkan sejak Taman Kanak-kanak sudah hafal diluar kepala. Ya, memang ayat ini sangat popular sekali apalagi kalau sudah memasuki bulan Ramadhan, biasanya sebelum menyampaikan kultum sebelum shalat Terawih atau sesudah shalat shubuh para ustad akan memulai kultumnya dengan membacakan ayat ini. Pertanyaannya sekarang, apakah kandungan ayat ini sudah menyatu kedalam hati-hati kita sehingga dengan mudah dan tanpa beban kita menjalankan sepanjang bunyi ayat ini ataukah hanya sekedar hafal?. Pribadi kita sendiri yang bisa menjawabnya
            Saudaraku, tak terasa sekarang kita sudah memasuki pertengahan bulan sya’ban 1433 H artinya lebih kurang 15 hari lagi kita akan kedatangan tamu yang sangat special. Ya, sangat special. Karena tamu kali ini bukan sembarang tamu dan tak semua orang akan didatanginya. Siapakah ia?. Ialah bulan Ramdhan, bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh ampunan dan kasih sayang serta bulan yang penuh maghfiroh.  
Diawal bulan Rajab mungkin kita selalu menghaturkan doa kepada Allah sebagaimana yang diajarkan oleh nabi Muhammad SAW “ya Allah berkahilah kami dibulan rajab dan sya’ban dan sampaikan kami dibulan Ramdhan”, doa ini mengandung banyak sekali harapan kepada Allah agar Allah memanjangkan umur kita hingga kita dapat bersua dan merasakan kenikmatan menjalankan ibadah-ibadah dibulan Ramdhan. Karena banyak sekali orang yang tak dapat lagi merasakan kenikmatan bisa menjalankan ibadah dibulan Ramdhan, dia dapat bersua tapi hatinya tidak dizinkan oleh Allah untuk menjalankan amalan-amalan atau orang-orang yang umurnya dicukupkan oleh Allah sehingga ia tak dapat bersua apalagi beribadah dibulan yang mulia ini. Dan tentu seharusnyalah kita bersyukur tiada henti ketika nantinya raga dan jiwa kita didatangi bulan yang penuh ampunan.
Nah, sekarang apakah kita sudah menyiapkan dengan matang untuk menyambut tamu istimewa ini?. Seorang rakyat jelata ketika dia dikhabarkan bahwa Rajanya akan bertamu kerumahnya tentu ia akan menyiapkan segala bentuk persiapan yang sebagus-bagusnya untuk menyambut sang raja. Ia akan menyiapkan tempat yang sebersih-bersihnya, makan dan minum yang mewah dan lain sebaginya. Tentu pula ketika kita menyambut Ramadhan perlu menyiapakan persiapan yang sematang-matangnya.
Paling tidak secara sederhana ada tiga hal penting yang harus kita persiapkan. Yang pertama, kita harus menyiapakn ruhiyah kita agar ketika nanti memasuki bulan Ramadhan jiwa kita sudah siap menjalankan ibadah-ibadah yang berbeda dari bulan-bulan sebelumnya. Yang kedua, harus mempersiapakan fikriyah kita. Artinya kita harus mengetahui hukum-hukum dan tata cara yang dibenarkan syariat dalam menjalankan ibadah-ibadah dibulan Ramdhan karena Ibadah tanpa ilmu takkan menuai hasil. Dan yang terakhir, selain dua hal diatas kita juga harus menyiapkan jasadiyah. Karena ketika jasad  tidak kita siapkan mulai dari sekarang maka ini akan mempengaruhi yang lain. Misalkan dari ruhiyah dan fikriyah kita sudah mampu dalam melaksanakan puasa tapi ternyata dari jasad kita tak mampu alias sedang sakit maka ini akan mempengaruhi. Mangkanya tiga hal ini harus kita persiapkan tanpa mengesampingkan diantaranya.
Semoga tiga hal tersebut bisa kita persiapkan dengan matang dan menjadikan kita insan yang benar-benar siap menyambut tamu yang sangat istimewa ini, Ramdhan. Selain itu kita juga dapat mengajak saudara-saudara muslim yang lain turut serta mensyiarkan bulan Ramdhan ini salah satunya dengan membuat program-program kegiatan seperti yang dilakukan oleh Keluarga Muslim cendekia (KMC) UIN Sunan Kalijaga yang tahun ini membuat even Ramadhan di kampus (RDK) dengan berbagai macam kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. semoga semuanya dapat berpartisipasi. Allahua’lam

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan Sopan dan Santun :)