Wednesday, March 21, 2012

Pesan Ibu Terpatri Dihati


Oleh : Ratna Ambarwati*

Kisah nyata ini aku dapat dari liqo beberapa waktu lalu.

Sebuah kisah tentang seorang anak kecil, anak kecil yang masih duduk di bangku SD. Dia seorang anak yatim piatu. Suatu ketika ia mengikuti audisi sebuah kontes bernyanyi untuk anak-anak. Setelah beberapa saat menunggu giliran, akhirnya tiba saatnya ia unjuk kemampuannya. Di hadapan para juri, ia meunjukkan kemampuannya bernyanyi. Ia menyanyikan sebuah lagu religi. Selesai menyanyikan satu lagu penuh, para juri bertepuk tangan dan kagum dengan suaranya.

                “bagus... bagus sekali suaramu nak, sangat merdu....” puji sang juri
                “tapi alangkah lebih bagus lagi kalau kamu menyanyikan lagu yang modern, lagu yang
 banyak disukai anak-anak sekarang. Mau tidak kalau kamu kami loloskan tapi kamu harus
 menyanyikan lagu modern, bukan lagu religi?? Pasti akan sukses dan laku keras....” pinta
 sang juri.

Dan apa jawaban anak itu???
Dengan polosnya anak itu menjawab
             “ iya terimakasih pak... tapi tau tidak pak,, dulu saat ibu masih hidup, beliau memberi pesan
 kepada saya. Beliau pernah berkata “nak...ingatlah, matamu, hidungmu, telingamu,
 tanganmu, kakimu, dan seluruh anggota tubuhmu, itu semua adalah karunia yang diberikan
 Allah untukmu. Maka jagalah semua itu, manfaatkan dan gunakanlah karunia Allah itu untuk
 senantiasa mengingat Allah....”
Meski masih sangat kecil, ia mengerti dengan pesan sang ibu itu, bahkan hal itu sudah terpatri di dalam hatinya.
Subhanallah ...:-)
Pelajaran yang bisa kita renungkan dari adik itu,
         -  Meskipun masih kecil ia sudah sangat mengerti dengan pesan sang ibu, bahkan ia selalu mengingatnya disaat sang ibu sudah tiada.

-          -Memang benar, sudah selayaknya kita syukuri sgala karunia yang diberikan Allah untuk kita, tentunya dengan menggunakan sgala karunia itu untuk aktivitas yang membuat kita selalu ingat dengan Allah. Bukan aktivitas yang melalaikan kita sehingga kita menjauh bahkan sampai lupa dengan Allah......

Astaqfirullah,,,:-( ini sebuah sentilan untuk diriku, yang masih belum memanfaatkan karunia Allah dengan semestinya.....

Terkadang kita masih sering dibuat tersedu-sedu bahkan melayang-layang ketika mendengarkan lagu-lagu romantis. Seolah-olah lagu itu dibuat khusus untuk kita karena sesuai banget dengan hati kita. Alhasil pikiran kitapun terbawa untuk terus memikirkan hal-hal yang tak selayaknya dipikirkan, toh itu hanya membuang-buang waktu saja, tidak ada manfaat yang kita peroleh, yang ada kita dibuat lalai karenanya..

Sebaliknya ketika kita mendengar bahkan menyanyikan lagu Religi di mana di dalamnya mengungkap kuasa Allah, kasih sayang Allah betapa agung kuasa-Nya, tentu hal itu akan membawa kita untuk mensyukuri karunia Allah, membuat iman kita semakin kuat dan membuat kita selalu ingat dengan Allah.

Aneh-begitu kata seorang ustad dalam sebuah tausiah- jika seseorang tidak bergetarmendengar ayat suci al-quran dibaca sedang ia menangis tersedu-sedu saat mendengar lagu cinta.... sungguh ada yang salah dengan hatinya....

Iya.. karena salah satu tanda berimannya seseorang adalah begetarlah hatinya saat dibacakan ayat suci Al-Quran.

* Penulis Bergiat di departemen Syiar-Media LDk Sunan Kalijaga

1 comment:

  1. Yuk...kita bersama nyayikan lagu religi, lagu yang kaya kan nilai uluhiyah, ubudiyah, dan ukhrowiyah.^^

    ReplyDelete

Berkomentarlah dengan Sopan dan Santun :)