Monday, April 16, 2018

Isra' Mi'raj di Masjid Al-Bahrawi

Sore 31 Maret 2018, salah satu masjid sederhana di dekat Stasiun Lempuyangan Yogyakarta nampak bersinar dengan indahnya senyuman adik-adik yang datang dari berbagai macam TPA di Kecamatan Danurejan.

Masjid Al-Bahrawi namanya. Ia menjadi saksi betapa antusias wajah-wajah mungil itu memenuhi tiap sisi masjid lantai satu hingga lantai dua. Tidak ada yang berwajah murung disini. Semuanya terlihat mantap memandang ke satu arah dalam tudung acara bernama Peringatan Isra' Mi'raj dan Cerita Islami.

Diawali dengan ucapan basmalah, kalam ilahi dan penampilan nasyid istimewa dari rekan-rekannya, tiap pasang mata ceria mereka mulai dibawa untuk menjelajahi salah satu masa paling ajaib yang nyata-nyata pernah terjadi di muka bumi ini, masa itulah yang pada akhirnya akrab disapa sebagai peristiwa Isra' Mi'raj.

Berbagai kisah terkait isra' mi'raj disampaikan dengan menarik oleh seorang pendongeng asal kampung dongeng Yogyakarta. Sesekali tawa indah pecah memenuhi ruangan masjid bernuansa hijau itu. Namun ada kalanya suasana menjadi benar-benar serius seolah kaki-kaki kecil itu sedang fokus berjalan pada dimensi waktu yang lain.

Hingga sampailah di sesi terakhir yaitu sesi tanya jawab. Ilmu yang sudah didapat lalu ditambah dengan kejadiran dorprize menarik yang membuat senyum manis itu makin berkembang tak habis-habis. Saat pertanyaan terlontar, berlomba-lomba mereka mengangkat tangan.

"aku kak!, aku kak!", "aku tahu jawabannya!" 

Sungguh sebuah riuh yang menggembirakan.

Ilmu dan pengetahuan baru sudah didapatkan, dorprize bagi yang beruntung sudah di genggaman. Saatnya saling berjabat tangan dan pulang.

Semoga sang rasul dan salah satu mu'jizatnya itu akan terngiang dan selalu terkenang. Bukan. Bukan itu saja. Tapi hendaklah juga sang Uswatun Hasanah dapat senantiasa diteladani akhlaknya. Tanpa batas usia dan tak pandang-pandang masa.

_______________________________

👆 Pemenang Sayembara Menulis Bulan April untuk Kader LDK SUKA 👇

Author : Staff PSDI LDK Sunan Kalijaga peride 2017-2018, Maulida Putri

_______________________________

Sosial Media @ldksuka :
👥 : LDK Sunan Kalijaga
🐦 : @LDKsuka
📸️ : ldksuka
🎬 : ldk.suka
💌 : ldk.sunankalijaga@gmail.com
🌎 : www.ldkuinsuka.com

Saturday, April 14, 2018

Wahai Pemuda, Jangan Berikan yang Sisa Untuk Allah

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Allahumma robbana....

Tiada kata yang terindah, paling bermakna, penuh ampunan, dan dekat dengan kasih sayangNya selain ucapan syukur. Thanks for Allah, Sang Maha pemberi nikmat, dan
pemberi rahmat kepada kepada kita semua. Kita saat ini masih dapat menghela nafas, berbicara, serta berbuat tidak lain karena Allah masih memberikan kesempatan terbaik untuk taat kepadaNya. Sesungguhnya kita harus mengatakan dengan jujur bahwa kita butuh Allah, sementara Allah tidak pernah butuh kita. Jika kita taat, semua kepatuhan itu sesungguhnya untuk kita, dan tidak akan menambah kebesaran Allah karena Allah tetap Maha Besar. Jika kita ingkar, semua kedurhakaan kita akan kembali kepaa kita, dan sesungguhnya tidak akan mengurangi ke-Maha Besaran Allah robbul ‘alamin.

Semoga untaian sholawat serta salam selalu tersampaikan kepada manusia terbaik sepanjang sejarah, manusia paling baik akhlaknya, paling baik kepada keluarganya, paling sayang kepada istrinya, dan penutup para anbiyya'. Beliau adalah Nabiku, Nabi kalian, dan Nabi kita semua, ummatan wahidah Rosulillah Muhammad SAW. Tidak lupa salam selalu untuk keluarga, para sahabat, dan orang –orang yang mengikuti hujjahnya hingga akhir zaman.

Ikhwah fillah yang berbahagia..

Kita sebagai manusia menyadari hidup di dunia hanyalah sebentar, sedangkan kita harus mengumpulkan amal sebanyak-banyaknya untuk menghadapi kehidupan yang abadi di akhirat kelak. Siapa yang menduga bila detik ini kita masih bisa menghirup udara segar kehidupan, akan tetapi kurang dari sejam, atau sehari, sebulan, bahkan setahun yang akan datang tiba-tiba jantung kita sudah tidak mampu lagi mempompa darah keseluruh tubuh kita. Pun boleh jadi siang ini nyawa masih dikandung badan, tetapi tak ada yang bisa menjamin ketika datang malam. Tidak ada hak bagi kita untuk bermain-main, sementara kematian selalu membayang setiap harinya. Oleh karenanya, ada kehidupan setelah kematian sehingga kita dihukumi sesuai dengan amal perbuatan. Hujatul islam berkata, "Wahai muridku, ketahuilah! Bahwa yang paling dekat dalam hidup ini bukan teman dekat, sahabat, atau pun keluarga, akan tetapi kematian,"

Allah SWT berfirman dalam QS. Al Ankabut ayat 64 yang artinya, “Sesungguhnya kehidupan didunia ini adalah sementara, hanya permainan, dan senda gurau. Kehidupan yang sesungguhnya adalah kehidupan akhirat, jika kamu mengetahui,"

Lalu, adakah diantara kita yang menyadari bahwa sesungguhnya hidup kita di dunia ini singkat?
Ibaratkan kita sedang berada di pesawat yang sedang transit di suatu pulau bernama bandara Dunia, para penumpang pun disilahkan untuk turun dan istirahat dengan waktu yang ditentukan. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan dengan pesawat yang berbeda menuju tujuan pemberhentian yang hakiki, bernama Akhirat. Namun, rupanya tak sedikit penumpang yang terlena dengan perhiasan dunia. Mereka mengumpulkan kekayaan, kesenangan hidup dunia, lalu tamak, dan serakah. Jika kita mengetahui bahwa kesenangan dunia hanya sebentar, dan kebahagian dunia hanya sesaat, niscaya tidak ada satupun penumpang pesawat yang terlena melihat keindahan bandara dunia. Sehingga mereka lupa, dunia hanya sebagai tempat untuk mencari, dan mengumpulkan bekal menuju kebahagiaan dan kesenangan yang abadi. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita tidak menyisakan waktu kita untuk Allah.

Ikhwah fillah...

Sadarilah bahwa Allah yang Maha Tinggi adalah Tuhan yang satu, Al Malik, Al Qudus, As Salam, Az Zalali wal ikrom. Dialah yang patut didahulukan diatas segalanya. Akankah untuk Allah sisa dari hidup kita? Apakah waktu sholat kita hanyalah sisa dari waktu  pekerjaan kita
Jangan sampai waktu baca Quran kita hanya sisa dari waktu browsing, telponan, chatting, bahkan nonton film atau drama.
Jangan sampai uang sedekah kita, hanya sisa-sisa dari uang jajan kita. Jangan sampai dzikir kepada Allah, hanyalah sisa dari memikirkan gaya hidup hedonisme. Jangan sampai mengingat Allah, hanyalah sisa dari ingatan kita kepada manusia saja.

Jika hanya sisa-sisa yang diberikan kepada Allah, apakah mungkin tempat terbaik akan disediakan untuk kita? Sedangkan kita menomor duakan Dia, diatas ego kita akan dunia. Sedangkan dalam setiap sholat kita selalu meminta. “Tunjukilah kami jalanmu yang lurus” (Qs. Al Fatihah ayat 6)

Mereka yang menempuh jalan yang lurus ialah minan nabiyyin, ash sholihin, ash shiddiqin, asy syuhada. Apabila kita mencontoh mereka, mereka memberikan waktu terbaik untuk Allah bahkan nyawapun dikorbankan karena kecintaan kepada Allah. Oleh karena itu, ayo pemuda islam untuk selalu bergerak, dan menebar semangat karena kalian adalah harapan dari islam. Berlombalah dalam menyampaikan kebaikan. Pantang lelah, hingga kebaikan itu sendiri yang akan menemanimu menghadap sang ilahi. Masa muda kita hanya satu kali, dan tidak akan pernah terulang kembali. Mari berlomba, berbuat yang terbaik.

“...Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan...”. (Qs. Al Baqorah ayat 148)

Billahi taufiq wal hidayah

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..


_______________________________

Author : Kepala Departemen Syiar LDK Sunan Kalijaga peride 2017-2018, Megi Saputra

Editor : Ainun Shanaz Arumni
_______________________________

Sosial Media @ldksuka :
👥 : LDK Sunan Kalijaga
🐦 : @LDKsuka
📸️ : ldksuka
🎬 : ldk.suka
💌 : ldk.sunankalijaga@gmail.com
🌎 : www.ldkuinsuka.com

Thursday, April 12, 2018

Semangat Pemuda, Awal Membangun Perubahan

Pemuda memiliki potensi besar dalam perubahan. Semangat membara, langkah awal menuju pembangunan peradaban. Jika pemuda begitu berpengaruh dalam ujung tombak kehidupan, maka sangat sesuai apabila amanah besar dipercayakan kepada mereka. Begitu juga muslimah, perannya sebagai guru pertama bagi para generasi mujahid dan mujahidah masa depan dipertaruhkan. Melalui tangan mereka, generasi baru mujahid dan mujahidah lahir.

Memandang dari sisi yang lain, kita saat ini dihadapkan oleh jutaan umat yang melaksanakan ibadah shalat, puasa, sedekah, haji dan sebagainya. Namun juga tidak sedikit diantara orang-orang muslim sendiri yang masih berada dilingkaran riba, judi, zina dan sebagainya. Patutlah dipertanyakan, apakah telah ada perubahan yang mendasar dalam kehidupan umat muslim?

Banyak diantara kita para pemuda yang memusatkan perhatian dan kerja kerasnya demi prestasi pendidikan yang tinggi, pekerjaan dengan gaji yang tinggi, dan kemapanan ekonomi untuk meningkatkan status sosial di masyarakat. Namun jika dihadapkan dengan urusan akhirat, hanya fokus dan mencukupkan diri dengan ibadah-ibadah yang dianggap ritual saja; shalat, puasa ramadhan, dzikir, membaca Al Qur'an, dan melaksanakan haji apabila mampu.

Mari kita simak terjemahan QS. Al Baqarah ayat 148 berikut, "Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Dimana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu,"

Kalimat yang perlu digaris bawahi dalam terjemahan QS. Al Baqarah ayat 148 ialah fastabiqul khairaat, yang berarti berlomba-lomba dalam kebaikan. Ayat ini bisa menjadi motivasi bagi para pemuda untuk meraih kebaikan dunia dan akhirat. Berlomba dalam kebaikan, tidak semata hanya berhubungan dengan Allah saja, tapi juga menuntut seorang pemuda dan pemudi muslim untuk peduli terhadap sesama makhluk.

Banyak dari umat muslim di sekitar kita yang belum mengenal ajaran islam dengan baik. Banyak umat muslim pula di sekitar kita yang masih melakukan kemungkaran-kemungkaran di muka bumi. Bahkan masih banyak anak-
anak, remaja, pemuda dan orang tua yang bahkan sekedar membaca al qur'an pun belum mampu. Lantas, inilah PR kita bersama untuk terus menyerukan kebaikan, dan memberi contoh yang baik. Oleh karena itu, kepada para pemuda!
Siapkah kalian untuk berfastabiqul khairaat?

Allaahu Akbar!
Allahu a'lam bis shawab.

_______________________________

Author : Kepala Departemen Kemuslimahan LDK Sunan Kalijaga peride 2017-2018, Putri Shakinah Ayuningtias

Editor : Ainun Shanaz Arumni
_______________________________

Sosial Media @ldksuka :
👥 : LDK Sunan Kalijaga
🐦 : @LDKsuka
📸️ : ldksuka
🎬 : ldk.suka
💌 : ldk.sunankalijaga@gmail.com
🌎 : www.ldkuinsuka.com

Wednesday, April 11, 2018

Berlari untuk Tersandung Atau Berjalan untuk Sampai?

Pernahkah kita dihadapkan oleh pilihan yang sangat dilematis, bahkan hampir pesimis? Namun, mau tidak mau kita mesti mengalami.

Manusia sebagai makhluk yang dinamis, suatu saat pasti akan merasakan hambarnya kehidupan dunia. Gitu-gitu aja. Ya, ini adalah sesuatu yang wajar dihadapi oleh manusia. Penyebabnya ialah aktualisasi diri yang belum terpenuhi. Aktualisasi diri adalah naluri yang merupakan kebutuhan tertinggi dalam diri manusia, untuk mempertahankan kebutuhan fisik, sosial, rasa aman dan harga diri.

Lalu, seberapa cepat gerak kita? Karena secara umum kita memiliki dua pilihan, berjalan atau berlari.

Jika kita ingin mengetahui bagaimana seharusnya kedua pilihan itu bekerja, maka sesuaikan diri kita dengan fokus pada tujuan. Walaupun dalam ketentuan umumnya, kita pasti akan berhadapan dengan perlombaan kebaikan, fastabiqul khairaat. Nah, kebaikan apa yang harus kita kejar?

Sebagai seorang muslim, kita meyakini dunia ini fana dan akan menemui dunia yang kekal. Kedua alam ini memiliki kebaikan dan keburukan tersendiri. Bila di dunia fana, kebaikan terletak pada tenangnya hati. Ketenangan hati ini akan diperoleh dari kecukupan harta, rasa aman, saudara dan teman-teman kita. Bahkan Allah menyuruh kita untuk berjalan saja,seperti yang tertulis dalam QS. Al Mulk ayat 5 yang artinya, “Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.”

Akan tetapi jika dibandingkan dengan aktivitas akhirat yang kekal, maka kita akan menemukan kata سارع yang artinya adalah bersegera. Adapun terjemahan QS. Ali Imran ayat 133, "Dan bersegeralah kamu pada ampunan dari Tuhanmu dan pada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa," Dengan ini, kita tahu kapan waktu berjalan atau berlari. Walaupun seperti yang kita ketahui, kemungkinan tersandung akan ditemui baik itu berjalan atau pun berlari. Logikanya ialah jika kemungkinan besar tersandung disebabkan oleh berlari, maka jatuh menjadi hal yang alamiah.

Makna jatuh, bisa kita artikan dengan ujian dari Allah. Lalu usai jatuh, apakah kita benar-benar terpuruk? Tidak. Allah janjikan bagi orang-orang yang bangkit dan berlari lagi, "Dan sesungguhnya kami benar-benar akan menguji kamu, agar kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar diantara kamu, dan agar kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu," terjemahan QS. Muhammad ayat 31.

Oleh karena itu bagi setiap dari kita yang beriman, dan ingin terus memperkokoh keimanan kita, yuk kita bersegera.
Memanglah 'jatuh' merupakan kepastian sekaligus ujian bagi kita, tapi bukan berarti kita menyalahkan keadaan lantas berputus asa dan menerima apa adanya.
Ya, kita harus terus bergerak.
Wahai, kawan-kawanku. Bergeraklah!

Wallahu A’lam.

_______________________________

Author : Ketua Umum LDK Sunan Kalijaga peride 2017-2018, Affan Rasyid Ridha

Editor : Ainun Shanaz Arumni
_______________________________

Sosial Media @ldksuka :
👥 : LDK Sunan Kalijaga
🐦 : @LDKsuka
📸️ : ldksuka
🎬 : ldk.suka
💌 : ldk.sunankalijaga@gmail.com
🌎 : www.ldkuinsuka.com

Sayembara Menulis Bulan April untuk Kader LDK SUKA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Apa kabar akhi dan ukhti sekalian? Semoga sehat dan dalam lindungan Allah selalu ya. Alhamdulillah memasuki bulan April ini, Departemen Media dan Jaringan mengajak teman-teman kader LDK SUKA untuk turut berpartisipasi dalam Sayembara Menulis Bulan April untuk Kader LDK SUKA periode lomba dari 11 April - 18 April 2018 dengan Syarat dan Ketentuan sebagai berikut:

1⃣ Isra' Mi'raj DL 13 April 2018
- Jenis karya berupa foto disertai cerita bertemakan kegiatan Isra' Mi'raj
- Foto diberi judul
- Model kepenulisan cerita kegiatan ditulis bebas tidak dibatasi kata dan halaman.
- Penilaian : Kesesuaian foto dan cerita, kreatifitas foto dan tulisan. (Tidak harus di upload di sosmed manapun, komen dan like tidak mempengaruhi penilaian)
- Dipilih 2 orang pemenang.
- Semua karya yang masuk menjadi hak LDK untuk mempublikasikan dengan menyertakan nama yang bersangkutan.
- Kirim ke email LDK maksimal tgl 13 April 2018, paling lambat pukul 23.59, waktu email. Alamat email resmi: ldk.sunankalijaga@gmail.com, dengan subject : FotoIM2018_Judul_Nama_Departemen (contoh : FotoIM2018_Dibalik Sekotak Nasi yang Ditukar_Karyawan Guadi_Departemen Media dan Jaringan)
- Pengunguman tgl 15 April 2018, melalui jalur pribadi (japri WA) dan sosial media LDK.

2⃣ Tentang Sya'ban DL 15 April 2018
- Jenis karya berupa artikel bertemakan bulan sya'ban
- Panjang tulisan minimal 500 kata.
- Penilaian : EYD, kreatifitas ide dan kepenulisan, argumentatif.
- Dipilih 1 orang pemenang.
- Semua karya yang masuk menjadi hak LDK untuk mempublikasikan dengan menyertakan nama yang bersangkutan.
- Kirim ke email LDK maksimal tgl 16 April 2018, paling lambat pukul 23.59, waktu email. Alamat email resmi: ldk.sunankalijaga@gmail.com, dengan subject : ArtikelTS2018_Judul_Nama_Departemen (contoh : Artikel2018_Keutamaan Bulan Sya'ban_Karyawan Guadi_Departemen Media dan Jaringan)
- Pengunguman tgl 18 April 2018, melalui jalur pribadi dan sosial media LDK.

3⃣ Hari Kartini DL 18 April 2018
- Jenis karya berupa opini dan cerpen
- Panjang tulisan opini minimal 500 kata, sedangkan cerpen maksimal 5 halaman.
- Penilaian : EYD (Opini), kesesuaian judul+isi dengan tema, kreatifitas tulisan, alur cerita yang menarik (Cerpen).
- Dipilih 1 orang pemenang disetiap kategori cerpen dan opini.
- Semua karya yang masuk menjadi hak LDK untuk mempublikasikan dengan menyertakan nama yang bersangkutan.
- Kirim ke email LDK maksimal tgl 18 April 2018, paling lambat pukul 23.59, waktu email. Alamat email resmi: ldk.sunankalijaga@gmail.com, dengan subject : OpiniHK2018 (atau CerpenHK2018 jika cerpen) _Judul_Nama_Departemen (contoh : OpiniHK2018_Kartini Zaman Now_Karyawan Guadi_Departemen Media dan Jaringan)
- Pengunguman tgl 20 April 2018, melalui jalur pribadi dan sosial media LDK.

NB : Lomba tidak untuk Departemen Media dan Jaringan, DPL dan PH kecuali untuk berpartisipasi.

Yuk, ikutaaan. Lumayan nih hadiahnya, masing-masing mendapatkan 1 buku, pulsa 10rb dan e-sertifikat. Selain itu, karya antum akan dipublikasikan di sosial media LDK!

Waah, tunggu apa lagi. Kuyyy, create your creativity! 😊

Wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

_____________________________
Dipersembahkan oleh, Departemen Media dan Jaringan LDK Sunan Kalijaga 2017-2018.

Sosial Media @ldksuka :
👥 : LDK Sunan Kalijaga
🐦 : @LDKsuka
📸️ : ldksuka
🎬 : ldk.suka
💌 : ldk.sunankalijaga@gmail.com
🌎 : www.ldkuinsuka.com

Saturday, April 7, 2018

Health For All?

WHO (World Health Organization) menetapkan peringatan Hari Kesehatan Sedunia setiap tanggal 7 April, sejak tahun 1650. Selain sebagai peringatan pertama kali berdirinya WHO, organisasi ini juga memiliki maksud untuk menarik perhatian dunia atas masalah kesehatan global tiap tahunnya. Mereka secara aktif mengadakan agenda, baik Internasional hingga lokal dengan subtema yang beragam seputar kesehatan.

Pada tahun 1995 misalnya, WHO mulai mengambil topik khusus untuk peringatan World Health Day, yaitu Penghapusan Polio Global. Poliomyelitis (polio) adalah virus yang memiliki tingkat kadar penularan sangat tinggi dengan resiko kelumpuhan secara permanen pada penderita. Virus ini menyerang anak-anak melalui feral-oral rute, yaitu biasanya melalui air atau makanan yang telah terkontaminasi. Sejauh ini belum ada pengobatan yang bisa menyembuhkan polio, akan tetapi salah satu srategi untuk menanggulanginya ialah dengan melakukan imunisasi sedini mungkin. The Polio Eradication & Endgame Strategic Plan 2013-2018 misalnya, salah satu program jangka panjang WHO untuk gerakan bebas polio yang dikembangkan lebih lanjut oleh GPEI (Global Polio Eradication Initiative).

Terlepas dari polio, masih banyak perhatian yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah kesehatan dunia. WHO pun mengangkat tema Universal health coverage : everyone, everywhere untuk hari kesehatan dunia tahun 2018. Melalui slogan Health for all, diharapkan mampu mendorong negara-negara agar mencapai cakupan kesehatan secara menyeluruh (UHC - Universal Health Coverage). UHC adalah sebutan di WHO untuk laporan keuangan kesehatan regional yang berisi isu kesehatan di masing-masing negara, beserta strategi kebijakan mereka untuk mencapai cakupan kesehatan menyeluruh.


"Oleh karena itu di tahun ke-70, WHO menyerukan kepada para pemimpin dunia untuk memenuhi janji yang mereka buat ketika menyetujui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2015, dan berkomitmen untuk mengambil strategi yang konkret demi mewujudkan kesehatan semua orang. Seharusnya dapat dipastikan bahwa pentingnya setiap orang bisa mengakses layanan kesehatan yang berkualitas, tanpa menghadapi kesulitan dalam hal finansial," (Sumber : Campaign Essentials for World Health 2018, 7 April 2018, http://www.who.int/campaigns/world-health-day/2018/campaign-essentials/en/)


Kutipan diatas seperti diksi pada puisi yang indah dibaca, tetapi menimbulkan banyak pertanyaan karena kenyataan tidak sesuai dengan realita. Berbagai macam isu kesehatan seperti busung lapar dan kesulitan akses kesehatan misalnya, masih sering ditemukan di pemberitaan media. Isu tersebut tidak hanya datang dari wilayah tertentu yang cenderung terpencil, bahkan negara bagian dari Timur Tengah seperti Suriah pun masuk dalam kategori health crisis.

Negara yang tiba-tiba menjadi perbincangan sejak 2011 sampai sekarang ini masih belum menemukan titik terang, sehingga menimbulkan dampak kerusakan yang parah terutama perihal kemanusiaan. Berlangsungnya konflik politik seakan menentukan nasib setiap warga, dan menerima segala konsekuensi dari polemik yang terjadi dibalik putusan pemerintah. Oleh karena itu sering timbul pertanyaan, kenapa dunia seakan diam diantara krisis kemanusiaan Suriah -disamping ada organisasi dunia dengan slogan pencapaian Universalnya-?


"Organisasi Kesehatan Dunia didirikan pada prinsip bahwa semua orang harus bisa mewujudkan hak mereka untuk tingkat kesehatan setinggi mungkin.
...
Pengalaman telah mengilustrasikan, berkali-kali, bahwa Cakupan Kesehatan Universal tercapai ketika kemauan politik kuat.
...
Beberapa negara telah membuat kemajuan signifikan menuju cakupan kesehatan universal. Tetapi setengah dari populasi dunia masih tidak dapat memperoleh layanan kesehatan yang mereka butuhkan. Jika negara-negara ingin mencapai target SDG, maka lebih dari satu miliar orang perlu mendapatkan manfaat dari UHC pada 2023.
Hari Kesehatan Dunia akan menyoroti kebutuhan akan UHC - dan keuntungan yang dapat diperolehnya. WHO dan mitra-mitranya akan berbagi contoh langkah-langkah untuk dibawa ke sana melalui serangkaian acara dan percakapan yang diadakan di berbagai tingkat." (Sumber : Campaign Essentials for World Health 2018, 7 April 2018, http://www.who.int/campaigns/world-health-day/2018/campaign-essentials/en/)


Bagaimana menurut Anda, apakah Health For All dari organisasi kesehatan dunia akan berlaku?


_______________________________

Author : Kepala Departemen Media dan Jaringan LDK Sunan Kalijaga peride 2017-2018, Ainun Shanaz Arumni

Sumber :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Hari_Kesehatan_Sedunia
http://www.who.int/campaigns/world-health-day/2018/campaign-essentials/en/
http://www.who.int/topics/poliomyelitis/en/
http://www.who.int/health_financing/universal_coverage_definition/en/

_______________________________

Sosial Media @ldksuka :
👥 : LDK Sunan Kalijaga
🐦 : @LDKsuka
📸️ : ldksuka
🎬 : ldk.suka
💌 : ldk.sunankalijaga@gmail.com
🌎 : www.ldkuinsuka.com

Tuesday, April 4, 2017

#6 Tahun LDK Sunan Kalijaga


Tumbuh dalam usia yang ke-6, LDK Sunan Kalijaga dengan banyak liku dalam perjalanan mewarnai dakwah kampus. 
Arti logo: di dalam tubuh LDK akan ditemukan warna berbeda, tak sama. Tetapi di LDK bukan sebab tak sama, tetapi sebab kesamaan itulah kita berada di LDK. Bersama dalam mengajak kebaikan dan berlomba.


Template foto Milad #6 LDK Sunan Kalijaga dapat diaplikasiakan sesuai kebutuhan. Berukuran 1000x1000 pixel akan membantu dalam penyesuaian profile media sosial.