Tuesday, April 4, 2017

#6 Tahun LDK Sunan Kalijaga


Tumbuh dalam usia yang ke-6, LDK Sunan Kalijaga dengan banyak liku dalam perjalanan mewarnai dakwah kampus. 
Arti logo: di dalam tubuh LDK akan ditemukan warna berbeda, tak sama. Tetapi di LDK bukan sebab tak sama, tetapi sebab kesamaan itulah kita berada di LDK. Bersama dalam mengajak kebaikan dan berlomba.


Template foto Milad #6 LDK Sunan Kalijaga dapat diaplikasiakan sesuai kebutuhan. Berukuran 1000x1000 pixel akan membantu dalam penyesuaian profile media sosial. 

Thursday, March 16, 2017

Solusi Rasulullah Menghadapi Tantangan Politik

Masalah yang terjadi pada orang islam yang mereka yang tinggal di tanah air indonesia.
Mereka orang islam yang mendominasi, mempunyai jumlah yang banyak tapi belum punya power atau berpengaruh.
Ketika ada power meski sedikit akan bisa mempengaruhi apa yang ada di sekitarnya..
Adapun juga masih rendahnya tingkat peran politik dalam memajukan, sehingga ranah perpolitikan di ambil alih oleh orang2 yang tidak ada kontribusi untuk memajukan ummat kearah yang lebih baik. Akan tetapi berpolitikan
Di gunakan sebagai ladang kekuasaan, Sehingga sesuatu yang berhubungan dengan politi terkesan menakutkan.
Dan ketika masuk dalam ranah politik seringkali dipukul mundur oleh lawan karna belum tau bagaimana cara berpolitik. Akan tetapi disini cara berpolitik seringkali disalah gunakan untuk meraih kemenangan.
Adapaun dalam bahasannya seorang yang baik bisa di sebut sebagai fortuna.
Sedangakan yang buruk  bisa sebut sebagai negasita.Dan yang lebih parahnya
Adalah Firtu dia adalah orang yang licik dalam mengingikan sesuatu.
Dia bergabung dengan mereka yang buruk tapi dia menanpak keburukan mereka sedangkan dia akan napak kelihatan baik dengan  menjadikan dirinya layaknya pahlawan. Tapi sebenarnya dia adalah seoarang pengkhianat.
Sehingga muncullah pertanyaan siapakah teladan kita dalam berpolitik?
Sehingga kita mengenal bahasa propetik yaitu misi kenabian,  yang mana kita bercermin terhadap risalah yang di bawa oleh nabi kita Muhmmad SAW sehingga dalam pengaplikasiannya sesuai dengan syariat islam.  Karna dalam kehidupan baik dalam pemerintahan dengan agama tidak dapat di pisahakan, Sebagaimana yang terjadi saat ini.
Jika misi kenabian di terapakan di indonesia ini
Perlahan Indonsia bisa menjadi negara yang makmur dan sejahtera.

Sebab jeleknya politik d Indonesia ada beberapa hal;
1. Kekuatan yang tidak di miliki oleh umat slam.
2. Lemahnya politik muslim.
3. Muslim Indonesia terpecah.
4. Adanya asobiyah( fanatik terhadap kelompok )

politik Indonesia itu harua sesuai yang dikatakan kuntowijoyo. dalam alquran surat al imran. tentang amar ma'ruf nahi mungkar.
sebab ini sesuai dgn misi nabi yaitu humanisasi, librasi dan transendensi.

Thursday, February 2, 2017

Umat Islam Akan Bersatu Jika...

Umat Islam terutama di Indonesia dengan berbagai macam latar belakang dan pemikirannya telah membentuk berbagai macam keberagaman. Salah satunya adalah keberagaman dalam menelaah agamanya. Meski sama-sama berdasarkan nash ( Al-Qur’an dan Al-Hadits), namun cara mereka dalam memahami nash itulah yang beragam. Ini merupakan hal yang wajar dan terjadi dikarenakan setiap orang mempunyai pola pemikiran yang berbeda-beda.
Masalah perbedaan inilah yang akhirnya dijadikan sebagai suatu perpecahan oleh segelintir orang. Hemat penulis, perpecahan ini ditimbulkan karena seseorang memiliki mindset bahwa “pemahamannya-lah yang paling benar”, dengan dalih bahwa dirinya telah kembali kepada Nash (Al-Qur’an dan Al-Hadits) dan pemahaman salafusshalih. Sebenarnya yang ia maksud adalah kembali kepada Nash Versi pemahaman mereka dan ia menolak pemahaman nash versi orang lain karena sudah tertanam mindset tersebut. Hal ini merupakan sesuatu yang tidak sejalan dengan realita manusia yang memiliki pemikiran berbeda-beda, terlebih mindset tersebut terkesan sombong karena menganggap dirinya “lebih” daripada yang lain. Perbedaan ini kemudian berkembang hingga pada praktek ibadah. Dalam suatu ibadah mahdhah, sholat misalnya, lafal dari setiap gerakan ada yang berbeda, ini merupakan contoh dari keberagaman dalam memahami cara sholat nabi. Jika perbedaan tersebut sampai kepada muslim yang bermindset bahwa pemahamannya-lah yang paling benar, maka perbedaan tersebut dapat menimbulkan perpecahan. Sebaliknya, jika muslim saling memahami bahwa perbedaan ini muncul karena cara pandang yang berbeda terhadap Nash, maka tidak akan ada namanya perpecahan.
Saudaraku yang dimuliakan Allah, sudah tidak saatnya lagi kita mempermasalahkan perbedaan praktek ibadah semacam itu. Bahkan pada saat-saat  tertentu, selalu saja ada pembahasan boleh tidaknya suatu praktek ibadah. Sebagaian golongan mengatakan bahwa praktek ibadah tersebut boleh sedangkan sebagian lain melarangnya, dan ini terjadi setiap tahun bahkan bertahun-tahun seakan-akan tidak ada kata selesai dalam membahasnya.
 Habib Luthfi bin Yahya dalam salah satu ceramahnya mengatakan bahwa masalah khilafiyah tidak perlu dipermasalahkan lagi. Saat ini, ada masalah yang jauh lebih besar yang menimpa umat muslim keseluruhan. Lihatlah, perusahaan banyak yang dikuasai non muslim sedangkan para perkerjanya banyak dari kalangan muslim. Stasiun TV tidak sedikit yang didirikan oleh non muslim dan umat muslim-lah yang banyak dipekerjakan seakan-akan umat muslim hanya bisa menjadi bawahan yang kerjanya diatur oleh atasan. Maka jangan heran jika non muslim berani mengambil tindakan kepada umat islam seperti memberi bantuan ke pesantren-pesantren, lha wong umat muslim nya saja selalu ribut masalah sepele dan kalah perekonomiannya sama mereka, mana mungkin bantuan datang kalau bukan dari “mereka”.
Maka dari itu, tidak mungkin persatuan Islam terutama di Indonesia bisa terjadi jika selalu ribut mempermasalahkan masalah khilafiyah sedangkan untuk mengurus skala prioritas saja tidak bisa. Mulai sekarang, mari kita sadari hal ini, dan sudah saatnyalah kita mengubah mindset kita serta bersatu membangun kebangkitan islam.

Oleh : Muhamad Syaiful Afif

Wednesday, December 28, 2016

Department LDK Sunan Kalijaga

Terdapat 1 biro dan 5 department yang menjadi tonggak dalam LDK Sunan Kalijaga, yaitu:

1.      Biro Fundrising
Membantu bendahara mengatur pendapatan lembaga dan mengusahakan terbentuknya unit usaha sebagai sarana untuk pemasukan dana LDK sekaligus sebagai sarana membangun jiwa enterpreuner kader.
Program kerja biro Fundrising antara lain:
-          Wirausaha
-          Pengembangan soft skill
-          Silaturahmi tokoh
-          Rihlah

2.      Department PSDI (Pengembangan Sumber Daya Insani)
Melaksanakan pengkaderan dan pemberdayaan kader LDK Sunan Kalijaga dan bertanggung jawab terhadap kondisi internal LDK Sunan Kalijaga.
Program kerja department PSDI diantaranya:
-          Tekad (training kader)
-          Sertifikasi dan mabil
-          Sms tausiyah
-          Sehat bersama PSDI
-          MBL (murojaah bersama LDK)
-          Ta’lim

3.      Department Kemuslimahan
Berwenang dan bertanggung jawab terhadap aktivitas dakwah kampus muslimah secara keseluruhan, menggali dan memberdayakan keterampilan, kreatifitas dan potensi muslimah dalam berdakwah.
Program kerja department Kemuslimahan diantaranya:
-          Es Jus (sharing Jumat siang)
-          Rujak party
-          Seminar kemuslimahan
-          Koin sedekah kemuslimahan
-          Mupena (muslimah pecinta mukena)
-          GMT (Great Muslimah Training)
-          Donasi jilbab
-          MPA (muslimah pecinta Al Quran)
-          Tahsinmu (tahsin muslimah)
-          Silakoh (silaturahmi tokoh)
-          Siladoor (silaturahmi door to door)
-          Silaturahmi kemuslimahan LDK lain

4.      Department Syiar
Membuat dan melaksanakan pola strategi dakwah masyarakat kampus dan luar kampus yang berkaitan dengan deprtment syiar, mengadakan kegiatan yang bermanfaat dan sesuai asas organisasi untuk menjadikan masjid dan kampus UIN Sunan Kalijaga sebagai pusat kegiatan keislaman.
Program kerja department Syiar antara lain:
-          KPK (Kajian Pekan Keislaman)
-          Baksos Qurban
-          Baksos
-          Silakoh (silaturahmi tokoh)

5.      Department Media dan Jaringan
Menguatkan eksistensi LDK melalui media dan mempublikasi agenda-agenda LDK kepada internal dan eksternal.
Progam kerja yang dibangun untuk menunjang eksistensi LDK diantaranya:
-          Bulletin LDK Sunan Kalijaga
-          Poster dakwah atau kata-kata inspirasi
-          Majalah LDK
-          Kedai media (pelatihan desain, seminar)
-          Video dokumenter

6.      Isu dan Pemikiran Islam
Melakukan upaya mencounter dan memfilter pemikiran-pemikiran yang menyimpang dari ajaran Islam, dan melakukan kajian serta diskusi ilmiah antar kader maupun antar organisasi.
Program kerja department Isu dan Pemikiran Islam antara lain:
-          Tikar (tanggap isu dan pemikiran islam)
-          MPI (madrasah pemikiran islam)
-          Silakoh (silaturahmi tokoh)
-          Seminar pemikiran
-          Rihlah 

Sejarah LDK

Kami Memiliki Sejarah yang Besar
Oleh M. Abdullah Akhyar

Lahir dari berbagai tekanan membuat kami keluar bak sebuah pedang yang siap menebas musuh di medan perang, tajam, mengkilap, dan kuat. Tekad kami selalu tertanam dalam keyakinan terhadap janjiMu, tertahan dalam setiap untaian ayat-ayatMu, dan menjelma bara dalam setiap langkah kaki para pejuang agamamu. Betapa ini sebuah cinta yang agung, ketika kedambaan kita telah berwujud. Kami lahir, kami kembali. Kuteriakan pada semesta kalijaga, bahwa kami akan tetap ada.
“1 januari 2011”
Apa yang sudah tertanam didalam hati, tidak akan mudah digoyahkan, estafet dakwah kembali digulirkan, Musyawarah besar LDK SUNAN KALIGA memilih Akhiina Jamhari sebagai pemimpin kami, dengan ketegasan dan program kerja beliau yang visioner LDK SUNAN KALIGA memulai nafas barunya dengan ghiroh perjuangan. Satu tahun kepengurusan berlalu, coretan sejarah itu kembali terpati, hingga akhirnya serah terima jabatan yang pertama berlangsung, kali ini jama’ah memilih pundak Akhiina Ibnu Rusydi sebagai garda terdepan LDK SUNAN KALIGA, berbagai prestasi lembaga dicapai, program-program inovatif terus bermunculan, sayap-sayap kian lebar memayungi, generasi yang lebih baik telah lahir, hingga pada akhirnya kembali muncul pundak yang lebih kokoh, tempat amanah pemimpin itu berlabuh, dan kali ini jama’ah memilih Akhiina Arif Hidayat sebagai nahkoda piawai LDK SUNAN KALIGA,  intuisi cerdas beliau mampu mengharumkan dan menciptakan corak indah kampus putih ini, sebuah kepengurusan yang hadir bak lentera, setiap sisinya mampu memberi cahaya, dari sekian banyak cahaya itu, ada yang paling terang, bahkan lebih terang dari milik mas arif ( Panggilan akrab Akhiina Arif Hidayat ) dan beliaulah Akhiina Asep Djamil, yang oleh jama’ah dilimpahkan amanah kepemimpinan, selama beliau memimpin, roda organisasi ini terus berpacu, sangat kencang rotasinya, semua gerak-gerak dakwah terus menguat, segala sesuatunya telah diproyeksikan, sangat rapi. Hingga akhirnya waktu untuk menyerahkan kepada yang lebih baik tiba, Akhiina Azzam Mujaddid hadir di penghujung 5 tahun LDK berdiri sebagai nahkoda perang masa krusial kampus, setiap masa memiliki tantangannya, namun di masa ini, para kader sangat yakin semua masalah akan bisa diatasi karena kita adalah para panglima yang berjalan beriringan, tidak ada yang paling depan, tidak ada yang paling belakang, semuanya berada di satu shaff yang rapat. Ketika kami mulai terurai komando tegas mas azzam mampu menggetarkan dan menguatkan setiap rapat baris yang mulai renggang.

“Saat ini masa kita”
Saat ini masa kita, kusediakan satu paragraph untuk generasi setelah kami, ceritakan tentang kami dalam bait kata-katamu, pedih manisnya akan kami terima, dan saya ucapkan terimakasih banyak telah menorehkan tinta emas untuk dakwah kampus ini, kepada seluruh jundi LDK di setiap masanya, semoga kita senantiasa istiqomah. 

Urutan Ketua Umum LDK SUNAN KALIGA
1. Akhiina Jamhari ( 2011-2012 )
2. Akhiina Ibnu Rusydi ( 2012-2013 )
3. Akhiina Arif Hidayat ( 2013-2014 )
4. Akhiina Asep Djamil ( 2014-2015 )
5. Akhiina Azzam Mujaddid ( 2015-2016 )
6. Akhiina Muhammad Abdullah Akhyar ( 2016-2017 )

Friday, December 2, 2016

Peduli Rohingya

Dimanapun..
sebab hati kami saling terpaut

Menyakitkan itu ketika kau tau bahwa saudara kira disana sedang menanggung sakit terhadap musibah yang terjadi

Menyakitkan itu ketika kau tau bahwa ada saudara kita yang meminta bantuan tetapi kita jauh tak dapat memeluk dari dekat

Apapun, bagaimanapun dan kapanpun, kita akan menjadi saudara yang karena-Nya hati kita saling terpaut

Peduli Rohingya, Jumat 212

Thursday, November 24, 2016

Isu Dibalik Kejadian 411

Berawal dari kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta (non aktif) yang menimbulkan berbagai macam reaksi dari seluruh rakyat Indonesia, khususnya kaum muslimin, beragam argumen dilontarkan untuk menanggapi kasus tersebut. Fokus kepada kaum muslimin yang berpendapat bahwa hal itu adalah penistaan agama dan harus dihukum sesuai dengan perundangan Indonesia. Maka, muncullah aksi yang dilakukan oleh sekitar 2 juta kaum muslimin yang dikenal dengan nama “Aksi Damai 411”.
Perdebatan muncul di kalangan muslimin sendiri terkait dengan aksi tersebut, ada yang pro dan kontra. Kalangan yang pro menganggap bahwa aksi ini adalah bentuk pembelaan kita terhadap Islam, sedangkan yang kontra berpendapat bahwa tidak perlu dilakukan aksi tersebut karena pemerintah sedang melakukan proses hukum terhadap kasus tersebut, aksi tersebut hanya akan memecah persatuan dan kesatuan rakyat. Perbedaan ini menyebabkan kaum muslimin saling menjelekkan satu sama lain.

Seharusnya tidak perlu ada saling menjelekkan di antara kaum muslimin, tidak perlu merasa bahwa yang ikut aksi lebih baik dari yang tidak ataupun sebaliknya. Sikap yang harus kita kedepankan adalah husnuzhon sesama kaum muslimin. Perbedaan pendapat tidak serta merta menjadikan kita terpecah apalagi saling menghujat satu sama lain. Kekurangan kita sebagai umat Islam selama ini adalah kita masih kurang berilmu, khususnya dalam menanggapi dan menyimpulkan suatu hal. Kembali kepada al-Qur’an dan Sunnah merupakan hal yang harus dilakukan saat ini. Selama ini, kita masih jauh dari dua pedoman hidup kita selaku umat Islam.

Hal penting yang harus dilakukan juga adalah mendoakan negeri tercinta kita, Indonesia. Karena do’a merupakan salah satu usaha yang harus kita lakukan. Doa memiliki kekuatan yang kadang di luar dugaan kita sebagai manusia, tentunya semua itu atas izin Allah ta’ala. Jadi, mari doakan negeri kita ini semoga menjadi negeri yang diberkahi oleh Allah ‘azza wa jalla dan ambil hikmah dari kejadian ini.